Sarana dan Prasarana

Untuk melaksanakan tugas dan fungsinya, RSUD Raja Ampat mengelola unit pelayanan dan berbagai sarana prasarana antara lain:

  1. Gedung Instalasi Gawat Darurat (IGD) 24 Jam
  2. Apotek 24 Jam
  3. Ruang Perawatan 3 unit  dengan kapasitas jumlah tempat tidur sebanyak 66 bed yang terdiri dari :
  • Kelas-I sebanyak 6 bed
  • Kelas-II sebanyak 24 bed
  • Kelas-III sebanyak 36 bed

4. Poli klinik (Umum, Bedah, Penyakit Dalam , Obgyn dan Gigi)

Poli klinik tersebut semuanya berada dalam gedung poli rawat jalan dengan waktu pelayanan setiap hari kerja (di luar hari libur, sabtu, dan minggu)

5. Ruang Administrasi dan Farmasi RS

6. Instalasi Bedah Sentral (dan High Care Unit)

Instalasi bedah sentral yang terdiri dari 3 buah kamar operasi yang disiapkan untuk pelayanan bedan umum, bedah kebidanan dan kandungan serta untuk keperluan bedah minor. Khusus untuk kamar bedah, masih menggunakan 1 unit mesin anestesi (Merek Softlander) yang tidak dilengkapi dengan mesin ventilator (masih manual) yang meskipun demikian masih bisa digunakan untuk mendukung kegiatan pembedahan di rumah sakit selama ini. Meskipun tidak layak, ruang recovery pasien bedah juga difungsikan sebagai tempat perawatan pasien High Care Unit (HCU) rumah sakit mengingat saat ini belum tersedia bangunan khusus untuk keperluan tersebut. Sarana di HCU tersebut tersedia 3 unit bed yang dilengkapi dengan 3 unit bed side monitor dan peralatan emergensi lainnya. Peralatan kesehatan dan set alkes penunjang tindakan operasi yang ada di unit tersebut adalah sebagai berikut :

No Nama Alat Instrumen/ Barang Jumlah Satuan Keterangan
1 Set Sectio Cesarean 3 Set  
2 Kuretase Set 1 Set Masih Kurang
3 Laparatomy Set 1 Set Masih kurang
4 Appendectomy Set 1 Set Masih kurang
5 Set Operasi Hernia 1 Set Masih kurang
6 Minor Set 2 Set Masih kurang
7 Set Operasi Eksplorasi 1 Set Masih kurang
8 Lampu Operasi (mobile) 4 Unit  
9 EKG 12 Chanel 1 Unit Masih  kurang
10 DC Shock 1 Unit Masih kurang
11 USG 2 D 1 Unit Masih kurang
12 Mesin Anestesi (tanpa ventilator, 1 evaporiser, manual) 1 Unit Masih Kurang
13 Meja Operasi 3 Unit  
14 Electric couter 2 Uni Masih kurang
15 Suction Pump 2 Unit Masih kurang
16 Autoclave 2 Unit Masih kurang
17 Bedside Patient Monitor 4 Unit  
18 Doppler 1 Unit Masih kurang
19 Linen Operasi (Jas Umum)

·     Duk Kecil 5 lbr

·     Duk meja mayo 1 lbr

·     Duk bolong besar 2 lbr

·     Gaun operasi 4 lbr

·     Handuk / Washlap 4 lbr

·     Slang Suction operasi  1 pcs

 

3 Set Masih kurang
20 UV Room Sterilisator 1 Unit Masih kurang
21 Syringe Pump 3 Unit Masih kurang
22 Infusion Pump 3 Unit Masih kurang

Dengan peralatan kesehatan di kamar operasi yang terbatas tersebut menimbulkan permasalahan terutama bila permintaan tindakan operasi besar  yang membutuhkan waktu lama dengan hanya mengandalkan mesin anestesi yang masih menual dan tanpa mesin ventilator.

7. Unit Transfusi Darah Rumah Sakit (UTDRS)

Unit transfusi darah rumah sakit mulai beroperasi sejak tahun 2013 lalu, dan hingga saat ini bisa melayani permintaan darah segar / whole blood dan permintaan darah Packed Red Cell (PRC). Kendala yang sering terjadi adalah berupa kesulitan mencari donor goolongan darah tertentu disamping terbatasnya bahan habis pakai UTD seperti reagen pemeriksaan crossmatch dan kantong darah.

8. Radiologi (X-Ray General Purpose 300 mA)

Karena adanya kerusakan alat x-ray sejak tahun 2013 hingga saat ini tidak ada pelayanan pemeriksaan radiologi di RSUD Raja Ampat. Semua kebutuhan pemeriksaan selama ini harus dirujuk ke RS di Kota Sorong. Saat ini sedang diupayakan untuk dilakukan perbaikan terhadap mesin tersebut.

9. IPAL (Instalasi pengolahan Air Limbah), Alat Insenerator dan Alat Penghancur Jarum

Semua peralatan IPAL tersebut telah tersedia sejak tahun 2012 namun hingga saat ini belum difungsikan karena ada beberapa kendala teknis.

  1. Gedung Dapur (Instalasi Gizi Rumah Sakit)
  2. Gedung Loundry
  3. Gedung Kamar Jenazah
  4. Gedung Laboratorium Rumah Sakit

Pelayanan laboratorium RSUD Raja Ampat didukung dengan alat pemeriksaan hematologi darah, alat pemeriksaan kimia darah (Fotometer Merk Erba Chem 7), dan pemeriksaan urinalisis. Pelayanan pemeriksaan darah yang tersedia adalah berupa pemeriksan darah rutin, pemeriksaan kimia darah (Ureum, Kreatinin, SGOT, SGPT, Bilirubin, Glukosa Darah, Kolesterol, LDL, HDL), dan pemeriksaan DDR malaria (mikroskopis dan Rapid Diagnostic Test). Selain itu juga tersedia layanan pemeriksaan sputum BTA, dan layanan pemeriksaan Test HIV.

10. Instalasi Terapi Oksigen Hiperbarik (HBOT).

Layanan HBOT didukung oleh 1 unit alat hyperbaric chamber kapasitas 10 person (8 main, 2 entry), dimension 2000 (OD) 5200 mm (total length), dan working pressure 5 Bar (6 ATA). Layanan HBOT tersebut mulai pertengahan Bulan Mei Tahun 2013 hingga kini dan telah melayani baik pasien kasus decompression maupun kasus non dekompresi lainnya sesuai indikasi. SDM yang bertugas pada instalasi HBOT sebanyak 7 orang (yang terdiri dari tenaga dokter, perawat, dan teknisi) yang telah mendapat pelatihan dan sertifikasi dari Persatuan Dokter Kesehatan Kelautan (PERDOKLA) Indonesia Jakarta di Ruamh Sakit TNI Angkatan Laut Mintoharjo Jakarta.